MANADO, KOMPAS.com - Komoditas pertanian, sayur mayur dari Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut) yang menjadi salah satu daerah rawan bencana letusan gunung Lokon, laris diminta pembeli pada pasar lelang komoditi agro (PLKA) Sulawesi Utara (Sulut) berlangsung di Hotel Sahid Kawanua, Kamis (21/7/2011).
"Berbagai jenis sayur produksi petani Tomohon mampu terjual sebanyak 7.500 ikat dengan harga Rp 9,37 juta pada PLKA kali ini, dan sesuatu yang membanggakan ditengah ancaman letusan gunung Soputan terhadap areal pertanian di kawasan tersebut," kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulut, Janny Rembet, di Manado, Kamis (21/7/2011).
Janny mengatakan, sayuran yang laku dibeli pembeli pada pasar lelang tersebut merupakan jenis sayur yang selama ini banyak diproduksi petani di kota tersebut.
"Beberapa jenis sayur yang menjadi andalan petani di Kota Tomohon seperti kol, bunga kol, petsai, akar kuning, daun bawang, buncis dan lainnya," kata Janny.
Kehadiran sayur mayur Kota Tomohon di ajang PLKA, kata Janny, terus membaik dari waktu ke waktu ditandai transaksi cenderung tumbuh cukup signifikan.
"Ke depan, akan terus mendorong sayur menjadi salah satu komoditas andalan pada setiap pelaksanaan PLKA, karena dengan demikian akan menawarkan alternatif pemasaran yang lebih luas," kata Janny.
Produksi sayur Kota Tomohon, kata Janny, tetap lancar dengan tingkat produksi tinggi karena ketika terjadi letusan gunung Lokon, semburan debu vulkanik mengarah ke arah barat sehingga sebagian besar lahan pertanian sayuran aman dari kerusakan.
Di Sulut terdapat dua wilayah yang menjadi sentra tanaman sayur, yakni Kota Tomohon dan Modoinding, kedua kawasan pertanian tersebut mampu memasok kebutuhan masyarakat Kota Manado hingga beberapa daerah di Kalimantan dan Indonesia bagian Timur.
Sejumlah petani di Kota Tomohon, mengatakan, awalnya mengkhawatirkan semburan debu vulkanik letusan gunung Lokon, tetapi beruntung tiupan angin mengarah ke barat membantu semburan debu tidak menerjang sebagian besar areal pertanian sayur milik petani Tomohon.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang